Pengedar Pil Koplo Area Semarang Timur Ditangkap Polisi
DomaiNesia

Pengedar Pil Koplo Area Semarang Timur Ditangkap Polisi

Kamis, 08 April 2021



Warga Semarang - Pria di Kota Semarang nekat mengedarkan bermacam macam jenis obat-obatan terlarang.  Pria itu bernama Aris Budiyanto (34) warga Bangetayu Kulon, Genuk, Kota Semarang. 

Pelaku di tangkap berawal dari laporan salah satu warga sekitar yang geram karena mengetahui ada transaksi obat obatan terlarang yang terjadi di lingkungannya. 

"Kami lalu menindaklanjuti laporan warga tersebut dengan menangkap pelaku di rumahnya pada akhir Maret 2021 kemarin," kata Kapolsek Genuk Kompol Subroto saat dihubungi Tribunjateng.com, Kamis (8/4/2021).

Dia menuturkan, pelaku menargetkan para remaja dengan membikin paket kecil dengan harga murah.

Dari tangan pelaku berhasil diamankan barang bukti berupa ribuan obat-obatan terlarang.

Rinciannya dua buah botol warna putih polos berisi pil putih bertuliskan huruf “Y” berjumlah 1.000 butir. dikutip dari tribunjateng.com berikut barang bukti yang ditemukan polisi:

Satu kantong plastik klip kecil yang berisi 10 butir pil warna kuning. 

Satu kantong plastik klip besar berisi 86 kantong plastik klip kecil bening.

Dan uang tunai sebesar Rp 50 ribu hasil penjualan. 

"Kasus ini masih dalam pengembangan dari mana pelaku mendapatkan obat-obatan tersebut," jelasnya. 

Dia mengatakan, pelaku baru kali ini berurusan dengan hukum akibat menjual obat-obatan.

Pelaku dijerat pasal 197 dan pasal 196 UU RI Nomor 36 Tahun 1996 tentang Kesehatan. 

Pria itu bernama Aris Budiyanto (34) warga Bangetayu Kulon, Genuk, Kota Semarang. 

Pelaku di tangkap berawal dari laporan salah satu warga sekitar yang geram karena mengetahui ada transaksi obat obatan terlarang yang terjadi di lingkungannya.

"Kami lalu menindaklanjuti laporan warga tersebut dengan menangkap pelaku di rumahnya pada akhir Maret 2021 kemarin," kata Kapolsek Genuk Kompol Subroto saat dihubungi Tribunjateng.com, Kamis (8/4/2021).

Dia menuturkan, pelaku menargetkan para remaja dengan membikin paket kecil dengan harga murah. 

Dari tangan pelaku berhasil diamankan barang bukti berupa ribuan obat-obatan terlarang.

Rinciannya dua buah botol warna putih polos berisi pil putih bertuliskan huruf “Y” berjumlah 1.000 butir.

dikutip dari tribunjateng.com berikut barang bukti yang ditemukan polisi

Satu kantong plastik klip kecil yang berisi 10 butir pil warna putih.

Satu kantong plastik klip kecil yang berisi 10 butir pil warna kuning. 

Satu kantong plastik klip besar berisi 86 kantong plastik klip kecil bening.

Dan uang tunai sebesar Rp 50 ribu hasil penjualan. 

"Kasus ini masih dalam pengembangan dari mana pelaku mendapatkan obat-obatan tersebut," jelasnya. 

Dia mengatakan, pelaku baru kali ini berurusan dengan hukum akibat menjual obat-obatan.

Pelaku dijerat pasal 197 dan pasal 196 UU RI Nomor 36 Tahun 1996 tentang Kesehatan.  Sumber Tribunnews.com,detik.com

BACA SELANJUTNYA: 1 2 Baca Selengkapnya